Pembeli Keluhkan Harga OP

[tie_list type=”minus”]Pedagang Daging Ayam di KBB Tetap Jualan [/tie_list]

CIMAHI – Bulog Divre Jawa Barat telah menggelar operasi pasar (OP) di sejumlah titik di Bandung Raya. Langkah itu diambil menghadapi aksi mogok pedagang daging ayam, sejak Kamis (21/8) sampai Minggu (23/8).

Respons masyarakat beragam menyikapi OP. Yani, salah seorang pembeli OP di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi mengeluhkan tingginya harga. Dia mengira bisa normal Rp 23.000 per kilogram. Tapi rupanya, Rp 32.000. ’’Saya kira harganya bisa normal Rp 23 ribu,” kata dia kemarin (22/8).

Meskipun memang dari pantauan, pembeli antusias menyambut OP. Mereka membeli daging ayam 1 sampai 6 kilogram. Ari, 40, pembeli lainnya mengaku, hanya membeli 1 kilogram daging ayam OP. ’’Saya nyoba beli 1 kg dulu. Apakah ayamnya bagus atau nggak. Kalau bagus besok beli lagi,’’ ujar dia.

Salah seorang pembeli Irma Tusyana, 44, mengatakan, aksi mogok jualan pedagang daging ayam merugikan berbagai pihak. Bukan hanya konsumen tapi juga pedagangnya sendiri. ’’Akibat mogok ini kan pedagang jadi nggak ada penghasilan. Konsumen juga jadi kesulitan mencari daging ayam,’’ kata warga Citeureup ini.

Staf Bulog Divre Jawa Barat Hendra Erdianto mengatakan, pihaknya menyiapkan 500 ekor daging ayam di Pasar Atas. Satu ekor daging ayam setara dengan 1 kg, harganya Rp 32.000. ’’Besok kita masih akan melakukan kordinasi lagi untuk menentukan jumlahnya. Kebetulan untuk di Cimahi baru ada satu titik, yaitu di Pasar Atas saja,’’ ucap dia.

Menurut Kepala PD Bermatabat Kota Bandung Rinal Siswandi, OP juga dilakukan di Kota Bandung. Berjalan di tiga titik. Yaitu Pasar Kosambi, Pasar Sederhana, dan Pasar Anyar. Dengan alokasi masing-masing pasar 500 kg daging ayam segar.

Dengan adanya OP ini, kata dia, untuk menfasilitasi dan menyediakan pasokan ayam potong segar untuk masyarakat pengunjung pasar. Agar, jangan sampai mereka pada saat datang ke pasar tidak ada yang menjual daging ayam. ’’Itu yang saya khawatirkan,’’ kata Siwandi.

Dia menyampaikan, jika memang para pedagang ayam potong di pasar-pasar tradisonal hari ini masih belum juga berjualan, bulog akan kembali menggelar OP di lebih banyak pasar. ’’Mengenai penambahan titik lokasi OP mana saja, kita akan menunggu informasi dari Bulog Divre Jawa Barat,” terang dia.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan