Aktif Pramuka Meski di Balik Kursi Roda

[tie_list type=”minus”]Ahmad Sahid Menyandang Status Agen Perubahan[/tie_list]

Keterbatasan fisik tidak membuat Ahmad Sahid, 16, ragu untuk masuk sebagai salah satu anggota Praja Muda Karana (Pramuka) di wilayah Kabupaten Bandung. Bahkan, dia kini masih contoh untuk remaja lain di Kabupaten Bandung.

Vera, Baleendah

Ahmad sahid
VERA/SOREANG EKSPRES

SOSOK INSPIRATIF: Ahmad Sahid tersenyum saat kursi rodanya didorong oleh Bupati Bandung Dadang Naser baru-baru ini.

Warga Desa Ciapus, Kecamatan Banjaran yang kini tercatat sebagai siswa kelas II di Sekolah Luar Biasa (SLB) Banjaran itu telah lebih dari dua tahun bergabung bersama beberapa rekannya sebagai agen perubahan sesuai dengan visi misi yang ingin direalisasikan oleh organisasi tersebut.

Dengan menggunakan kursi roda Ahmad yang ikut menghadiri peringatan Hari Pramuka ke-54 di Lapangan Upakarti, Soreang, nampak bangga karena bisa berada ditempatkan sejajar dengan Bupati Bandung Dadang M Naser dan para pejabat lainnya. Remaja yang memiliki hobi menyanyi itu juga tak canggung ketika orang nomor satu di Kabupaten Bandung menyapa bahkan langsung mendorong kursi roda putra ketiga dari Mumun Maemunah dan Kahmidi Cahyadi itu sesaat akan pulang.

Ahmad menuturkan alasan masuk menjadi anggota Pramuka karena dirinya ingin berkontribusi untuk menjadi salah seorang agen perubahan. Dia juga ingin menunjukan kepada semua masyarakat bila yang memiliki keterbatasan fisik itu sebenarnya bisa pula berkarya serta berprestasi sesuai dengan bidang yang dicintainya.

”Motivasi ini tentu tak terlepas dari dukungan dari kedua orang tua serta dampingan dari para guru,” paparnya.

Menurut dia, walaupun harus dibantu dengan menggunakan kursi roda, akan tetapi aktivitasnya sebagai anggota Pramuka dan sebagai salah seorang siswa untuk menjalani pendidikan tak sedikitpun terhambat. Penyuka warna kuning itu juga telah beberapa kali ditunjuk dan mewakili sekolah diberbagai ajang perlombaan bernyanyi yang diperuntukan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

”Begitu masuk organisasi saya juga senang karena selain mendapatkan ilmu juga banyak teman baru,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan