Satpol PP Segera Tertibkan Miras & PKL

TINDAK: Satpol PP sedang melakukan penertiban PKL yang berlokasi di jalan raya. Jika dibiarkan, akan menyebabkan kemacetan.

CIMAHI – Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi bekerjasama dengan pihak Polri/TNI serta jajaran dinas terkait akan melakukan penertiban terhadap segala bentuk kemaksiatan jelang datangnya bulan ramadan.

TINDAK: Satpol PP sedang melakukan penertiban PKL yang berlokasi di jalan raya. Jika dibiarkan, akan menyebabkan kemacetan.
TINDAK: Satpol PP sedang melakukan penertiban PKL yang berlokasi di jalan raya. Jika dibiarkan, akan menyebabkan kemacetan.

Kepala Seksi Penegakan Perda (Kasikda) Satpol PP Kota Cimahi, Ero Kusnadi mengatakan, penertiban ini dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa. “Kita akan mulai pada pekan depan penertiban ini,” kata Ero saat dihubungi wartawan, Jumat (13/6).

Menurut Ero, pihaknya tentu akan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak lainnya. Seperti halnya peredaran miras yang akan mengganggu jalannya ibadah puasa. “Tentu kita akan lakukan razia miras juga. Di samping itu, tentu kita juga akan menertibkan para PKL yang berjualan disembarang tempat,” terangnya.

Selain kedua hal tadi, kata Ero, pihaknya juga akan menertibkan para pendatang baru yang belum memiliki identitas yang jelas. Jika terbukti para pendatang tidak memiliki identitas yang jelas, sambung Ero, para pendatang tersebut harus menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

“Selain penertiban disiplin soal data kependudukan, yang paling rawan juga kita akan membagikan selembaran kertas sebagai informasi kepada masyarakat yang memiliki usaha rumah makan agar tidak membuka di siang hari,” paparnya.

Hal yang dilakukan Satpol PP ini pun disambut baik Anggota Komisi I DPRD Kota Cimahi, Aida Cakrawati. Menurutnya, peredaran miras ini jangan sampai mengotori datangnya bulan suci ramadan. “Hari-hari biasa saja sudah tidak boleh, apalagi sekarang di bulan ramadhan,” tegas Aida.

Selain masalah miras, kata dia, sosialisasi kepada para pemilik rumah makan atau warung makan juga harus dilakukan agar bisa menghormati masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. “Kuncinya saling menghormati dan menghargai. Masyarakat juga harus menghargai agar tidak membuka rumah makan di siang hari secara terbuka. Langkah yang diambil Satpol PP sudah baik dan tegas,” tandasnya. (drx)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here