Produksi Gas Alam Meningkat 40 Persen

TINJAU: Seorang petugas tengah melakukan pengecekan pipa tabung gas untuk memastikan seluruh pipa dalam kondisi baik.

Berasal Dari Blok Musi Barat

PALI – Di tengah menurunnya produksi migas nasional, PT Pertamina EP Asset II Pendopo Field justru berhasil meningkatkan produksinya. Terbukti, Januari lalu, perusahaan migas yang berada di Kabupaten PALI ini berhasil meningkatkan produksi gas alamnya hingga 40 persen.

TINJAU: Seorang petugas tengah melakukan pengecekan pipa tabung gas untuk memastikan seluruh pipa dalam kondisi baik.
TINJAU: Seorang petugas tengah melakukan pengecekan pipa tabung gas untuk memastikan seluruh pipa dalam kondisi baik.

Menurut Ekariza, field manager PT Pertamina EP Pendopo kepada wartawan, peningkatan produksi gas alam berasal dari Blok Musi Barat dalam wilayah Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas (Mura). Yang merupakan salah satu sumber terbaik milik PT Pertamina EP Asset II Pendopo Field.

“Alhamdulillah produksi gas kami bisa meningkat secara signifikan. Mudah-mudahan bisa kami pertahankan. Karena Blok Musi Barat memang menjadi andalan untuk produksi gas alam kami,” jelasnya di sela-sela acara tablig akbar kepada wartawan, kemarin (13/6).

Lebih lanjut dikatakannya, keberhasilan ini tidak lepas dari kesungguhan seluruh elemen yang berada di Pertamina sebagai perusahaan milik negara, dalam menyumbang pendapatan negara. “Selain kerja keras kami, peningkatan produksi ini juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang berada di wilayah operasi kerja kami, dalam menjaga keamanan dan kelancaran produksi,” lanjut alumni Universitas Sriwijaya ini.

Meskipun berhasil membukukan peningkatan gas alamnya, namun PT Pertamina EP Asset II Pendopo Field berlum mampu memberikan peningkatan produksi minyak bumi. Di mana, saat ini produksi minyak bumi rata-rata 2.500 barel per hari yang sebagian besar dari lapangan Jirak.

“Untuk itu, sumur-sumur yang telah ditinggalkan akan kami optimalkan dan dimanfaatkan kembali selain mencari sumur baru. Guna meningkatkan produksi miyak bumi di wilayah operasi Field Pendopo,” pungkasnya. (ebi/lia/ce5)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR